Sunday, June 24, 2012

Maaf






Sungguhku
Tak pernah tahu semua bermula
Hanya biasa
Seperti lainnya

Kulakukan yang terbaik
Atas semua yang aku bisa
Tak pernah kupandang siapa
Semua kuanggap sama

Tanpa sedikitpun kusangka
Bahwa akan lain pengartiannya
Karena sungguh
Takpernah aku tahu bahasa itu

Ketika kini waktuku tiba
Yang kutahu hanya luka
Luka karenaku
Yang terlalu picik untuk merasa

Andai luka itu aku yang rasa
Maka sungguh tak apa
Tapi bila orang lain rasakannya
Tak sedikitpun kurela

Meski lidahku sanggup berkata
Namun semua bohong belaka
Sesungguhnya tak pernah kurela
Dengan timbulnya luka

Kini
Apalah yang kubisa
Selain maaf dan doa
Semoga terbaik untuk semua
Semoga tak ada lagi yang terluka

Kini kusadari
Bahwa akulah ujung pangkal luka ini
Maka janganlah aku lagi
Agar tak lagi ada kecewa dan luka

Cukuplah kunikmati
Hidupku ini
Tentang segala kelamnya
Tidaklah perlu kau riasukannya


Surabaya, 25 Juni 2012

Semoga kata yang tak seberapa
Akan menjadi Tanda maaf untuk semua
Andaipun maaf itu telah tiada
Sungguhku ikhlas dan sadarinya

Kini berbahagialah
Semoga untukkmu yang terbaik
Jangan lagi berlelah diri
Sudahilah risaumu itu
Masih terlalu panjang jalanmu

Read More..

Saturday, June 23, 2012

Apa Yang Aku Cari




Apa Yang Aku Cari


Semuanya berlari
Kesana, Kemari
Semua Tergesa
Lalu lalang tak karuan

Mereka bilang mengejar cita
Tanpa usaha, tak mungkin meraih cita
Begitulah sikapnya
Sikap yang membuatnya lupa

Hingga semua benar benar terlupa
Lupa akan dirinya
Lupa akan saudaranya
Lupa untuk apa ada

Dan aneh sekali bagiku
Seolah dunia juga merestuinya
Bahkan mereka yang seharusnya tahu
Justru sibuk ikut begitu

Maka jika boleh
Aku ingin bertanya
Aku yang bukan siapa siapa
Nampak rendah dan terhinakan pada pandang mereka

Jika semua bisa diraih dengan usaha
Maka dimanakah kuasa takdir berada
Jika semua rela lupa demi citanya
Maka siapa yang akan ikhlas untuk tetap ingat

Meskipun aku juga tak tahu
Meskipun aku bukan siapa
Hanya berusaha melihat
Melihat apa yang mungkin dilupakan

Maka mari betulkan pandang
Bahwa selama ini kesana kemari
Apalah yang dicari
kecuali yang hakiki

mari kita kembali

Akankah selamanya akan begini
Kesana kemari berlari
Berlelah letih
Demi hal hal yang tak pernah pasti


Surabaya, 23 Juni 2012
Sungguh aku bingung akan yang terjadi
Ketika semua hanya melihat satu sisi
Ketika semua hanya tertuju pada cita
Marilah kita kembali
Kembali melihat dan menuju yang lebih hakiki


Read More..