Sungguhku
Tak pernah tahu semua bermula
Hanya biasa
Seperti lainnya
Kulakukan yang terbaik
Atas semua yang aku bisa
Tak pernah kupandang siapa
Semua kuanggap sama
Tanpa sedikitpun kusangka
Bahwa akan lain pengartiannya
Karena sungguh
Takpernah aku tahu bahasa itu
Ketika kini waktuku tiba
Yang kutahu hanya luka
Luka karenaku
Yang terlalu picik untuk merasa
Andai luka itu aku yang rasa
Maka sungguh tak apa
Tapi bila orang lain rasakannya
Tak sedikitpun kurela
Meski lidahku sanggup berkata
Namun semua bohong belaka
Sesungguhnya tak pernah kurela
Dengan timbulnya luka
Kini
Apalah yang kubisa
Selain maaf dan doa
Semoga terbaik untuk semua
Semoga tak ada lagi yang terluka
Kini kusadari
Bahwa akulah ujung pangkal luka ini
Maka janganlah aku lagi
Agar tak lagi ada kecewa dan luka
Cukuplah kunikmati
Hidupku ini
Tentang segala kelamnya
Tidaklah perlu kau riasukannya
Surabaya, 25 Juni 2012
Semoga kata yang tak seberapa
Akan menjadi Tanda maaf untuk semua
Andaipun maaf itu telah tiada
Sungguhku ikhlas dan sadarinya
Kini berbahagialah
Semoga untukkmu yang terbaik
Jangan lagi berlelah diri
Sudahilah risaumu itu
Masih terlalu panjang jalanmu
Read More..
