
Ibarat matahari dan bulan,
Saat matahari tenggelam, sang bulan bersinar
Tapi saat matahari kembali, bulan meredup lagi
Begitupun diriku
Terangku semata mata hanya karena cahayamu
Saat engkau tiada lagi denganku
Saat itulahaku meredup lagi
Dari semula
Aku memang tak mampu menerima cahayamu
Yang hingga kini kupaksakan untuk menerangiku
Sungguh
Cahayamu memang terlalu terang bagiku
No comments:
Post a Comment